Sumbawanews.com,- Jakarta, 2 Juli 2026 – Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Indonesia sedang mempersiapkan dua stadion berstandar internasional, termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno, sebagai kandidat utama tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen perdana yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026 ini akan mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara, dengan partisipasi penuh pemain pilihan karena jadwalnya jatuh pada jeda internasional FIFA. Saat ini, Indonesia masih menunggu keputusan resmi dari FIFA, mengingat sejumlah negara juga mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Erick Thohir menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada dukungan kuat dari pemerintah pusat. Ia menuturkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berkomitmen penuh, bahkan siap menandatangani surat resmi dukungan segera setelah negosiasi dengan FIFA mencapai tahap krusial. “Bapak Presiden jelas menyatakan, Pemerintah akan mendukung penuh. Ini bukan hanya urusan PSSI, tapi kebanggaan nasional,” ujar Thohir di Kantor Bakom RI, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Selain Gelora Bung Karno, stadion lain yang dipertimbangkan sebagai lokasi pertandingan utama adalah Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, yang telah terbukti mampu menampung penonton besar dan menjadi venue andalan Timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF. Kedua venue ini dinilai memenuhi standar teknis FIFA, termasuk kapasitas, fasilitas penonton, media, dan keamanan. PSSI bersama Kemenpora juga tengah mempercepat pembenahan tata kelola stadion, mulai dari sistem perpipaan rumput, ruang media, hingga akses transportasi publik.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang bersejarah karena pertama kalinya federasi sepak bola dunia secara resmi menggelar turnamen regional ASEAN di bawah naungan langsung FIFA, bukan hanya sebagai kerja sama antar-asosiasi. Jika terwujud, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah kompetisi FIFA setelah Piala Dunia 1938—yang sebelumnya tidak terwujud di Tanah Air—dan Piala Dunia U-20 2023. Dengan dukungan presiden dan kesiapan infrastruktur, peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah kian terbuka lebar.















