Sumbawanews.com,- Laga pembuka Liga Inggris 2026/2027 mempertemukan Hull City dan Manchester United di MKM Stadium, Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 18.30 WIB. Pertandingan ini menjadi debut kompetitif Sergej Jakirovic sebagai pelatih Hull City di kasta tertinggi sekaligus ujian awal Manchester United yang baru saja kembali ke Liga Champions setelah finis ketiga musim lalu dengan 71 poin. Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio.
Manchester United datang dengan reputasi kuat sebagai tim papan atas, namun performa pramusim mereka jauh dari sempurna. Setan Merah mengalami kekalahan 0-1 dari Wrexham dan kekalahan telak 2-4 dari AC Milan, meski sebelumnya berhasil mengalahkan Rosenborg 5-0 dan Atletico Madrid 2-1, serta bermain imbang 1-1 melawan PSG dan Leeds United. Konsistensi tim asuhan Michael Carrick masih menjadi tanda tanya menjelang laga ini.
Sementara itu, Hull City meraih promosi setelah finis keenam di EFL Championship musim lalu, lalu menang agregat 2-0 atas Millwall di semifinal play-off dan menaklukkan Middlesbrough 1-0 di final Wembley. Persiapan mereka di pramusim cukup variatif: dua menang, dua imbang, dan satu kalah dalam lima laga, meski harus berjuang dengan sejumlah cedera kunci.
Rekor head-to-head terakhir antara kedua tim menunjukkan keseimbangan: dari lima pertemuan terakhir, dua berakhir imbang, dua dimenangkan Manchester United, dan satu dimenangkan Hull City. Pertemuan terakhir mereka di Premier League terjadi pada Februari 2017, berakhir 0-0.
Susunan pemain yang diperkirakan menunjukkan perubahan besar di kedua tim. Hull City mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Oliver McBurnie sebagai ujung tombak, sementara Manchester United menurunkan formasi serupa dengan Bryan Mbeumo sebagai striker, dan Bruno Fernandes sebagai pengatur serangan. Kedua tim sama-sama mengandalkan pemain muda dan baru, menandai era transisi yang penuh tekanan.
Laga ini bukan hanya soal poin pertama, tapi juga soal kepercayaan diri. Hull City berharap bisa mengejutkan dengan semangat tim promosi, sementara Manchester United berusaha membuktikan bahwa kembalinya ke Liga Champions bukan sekadar mimpi, melainkan awal dari ambisi nyata.















