Sumbawanews.com,- Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, harus menyusun strategi ulang menjelang final Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (23/8), setelah dua pemain utamanya mengalami cedera menjelang laga krusial melawan Thailand. Gelandang Nafeeza Ayasha Nori cedera saat pemanasan sebelum laga semifinal melawan Yordania pada Jumat (21/8), sementara penyerang andalan Fadilla harus ditarik keluar lapangan setelah mencetak satu gol dan mengalami cedera di akhir pertandingan.
Timo mengungkapkan bahwa Nafeeza menunjukkan kemajuan pemulihan, meski masih memerlukan empat sesi fisioterapi untuk bisa kembali bermain. “Kondisinya Nafee sudah membaik. Kemarin bisa panik karena kejadiannya langsung, enggak ada waktu untuk di-fisioterapi. (Saat) ini saya harap ada empat kali sesi fisioterapi, sehingga dia bisa main,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (22/8). Namun, pelatih berdarah Jerman itu telah menyiapkan skema alternatif jika Nafeeza tidak bisa turun lapangan, dengan memutar posisi pemain seperti Kesya Arabela yang mampu bermain di tiga posisi dan Anya Gabreilla yang bisa menempati empat posisi berbeda.
Timo menekankan bahwa timnya masih dalam proses adaptasi, terutama karena sebagian besar pemain adalah atlet muda yang lebih nyaman di posisi spesifik mereka. “Karena ini pemain muda kan, jadi dia lebih nyaman di satu posisi. Kalau dipindah ke posisi lain kadang-kadang, ‘Oh enggak bisa’, ya sudah kita coba yang lain gitu. Harus lebih fleksibel,” katanya.
Sementara itu, gelandang Ayla Dva Khala Ahisma menyatakan semangat tim tetap tinggi meski fisik lelah. “Ayla senang banget karena bisa masuk final. Ayla berharap bisa tampil maksimal. Terus walaupun capek, kita enggak boleh sampai kendor,” ucapnya.
Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Thailand dalam final Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan tantangan besar: mempertahankan momentum dan mengatasi kekurangan personel tanpa mengorbankan kualitas permainan.















