Sumbawanews.com,- Manchester United mulai membuka pembicaraan untuk meminjamkan penyerang muda Chido Obi ke Feyenoord, menyusul minimnya kesempatan bermain di tim utama. Pemain berusia 18 tahun asal Denmark itu menjadi fokus klub Belanda yang ingin mendapatkannya dengan status pinjaman, bukan transfer permanen. Meski masih dianggap memiliki prospek besar, Obi kesulitan bersaing di lini depan Setan Merah setelah kedatangan Benjamin Sesko dan Matheus Cunha musim lalu.
Obi, yang pernah membela akademi Arsenal sejak usia 15 tahun, mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang menjadi starter Manchester United di Premier League pada Februari 2025, saat berusia 17 tahun 156 hari. Ia juga membuat debut Premier League di bawah asuhan Ruben Amorim, namun hanya tampil tujuh kali sepanjang musim. Musim lalu, ia bahkan tidak mendapat menit bermain sama sekali di tim utama. Kini, dengan Michael Carrick yang mengambil alih pelatih, peluang pemain muda untuk tampil kembali terbuka lebar—meski klub tetap mempertimbangkan peminjaman sebagai solusi terbaik.
Feyenoord, yang memiliki lini depan padat dengan Ayase Ueda, Ignacio Ferri, dan Shaqueel van Persie, hanya tertarik pada skema pinjaman jangka pendek. Manchester United menetapkan harga 5 juta euro jika ada tawaran permanen, tetapi lebih memilih mempertahankan aset strategis ini dengan meminjamkannya agar Obi bisa berkembang lewat menit bermain reguler. Nilai pasar Obi saat ini diperkirakan sekitar 5 juta euro.
Pemain yang pernah mencetak 10 gol dalam kemenangan 14-3 Arsenal U-16 atas Liverpool itu memutuskan pindah ke Manchester United pada 2024 demi akses lebih besar ke tim utama. Kini, setelah melewati masa sulit, masa depannya berada di persimpangan—dengan Feyenoord sebagai kandidat paling serius. Bagi Obi, peminjaman bukan kekalahan, tapi jembatan menuju kesempatan kedua. Bagi Manchester United, ini adalah langkah cerdas: melepaskan sementara, bukan melepas selamanya.















