Sumbawanews.com,- Barcelona resmi berencana memperpanjang kontrak Raphinha, winger asal Brasil yang tampil luar biasa sepanjang awal musim 2026/2027. Pemain yang kini memakai ban kapten Los Cules telah mencatatkan delapan gol dan satu assist dalam lima penampilan di semua kompetisi, menyusul torehan 21 gol dan delapan assist di musim sebelumnya yang membawa tim meraih dobel gelar domestik. Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni 2028 dengan gaji kotor 400 ribu euro per minggu—menjadikannya salah satu pemain termahal di kubu Camp Nou—manajemen klub yakin perpanjangan kontrak adalah langkah strategis untuk mempertahankan kestabilan dan motivasi sang pemain. Direktur Olahraga Deco menegaskan, Raphinha tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga dihormati di ruang ganti dan merasa bahagia di Barcelona, sehingga klub siap bertindak cepat untuk mengamankan masa depannya.
Performa konsisten Raphinha menjadi kontras tajam dengan kritik yang kerap menghampiri rekan-rekannya yang digaji tinggi namun tak konsisten, seperti Frenkie De Jong. Di bawah bimbingan pelatih, ia mampu mengoptimalkan perannya sebagai ujung tombak sekaligus penggerak serangan, menjadikannya pilar utama dalam sistem permainan Barcelona. Meski sempat menjadi incaran klub-klub besar Eropa dan liga Arab Saudi, Barcelona menegaskan komitmennya untuk tidak melepaskan pemain yang dianggap sebagai simbol kebangkitan tim di era pasca-Lionel Messi.
Deco menambahkan, klub memiliki sistem pemantauan kontrak yang terstruktur dan tidak akan melewatkan momen penting seperti ini. “Setiap pemain punya kebanggaannya masing-masing, tapi saya rasa dia sudah mencatatkan ceritanya sendiri di klub ini, dihormati rekan-rekannya di ruang ganti. Dia bahagia di sini dan itu penting,” ujar Deco. “Pelatih dapat menangani sisi emosional dia sehingga Raphinha bisa mengeluarkan performa maksimal. Kami selalu mengamati situasi pemain sehingga tidak kelewatan soal perpanjangan.”
Dengan keberhasilan musim lalu dan start gemilang di musim ini, Raphinha semakin melekat sebagai ikon baru Barcelona—bukan hanya karena statistik, tetapi juga karena kepemimpinan dan komitmen yang ia tunjukkan setiap kali mengenakan jersey biru-merah.















