Sumbawanews.com,- Argentina mengalahkan Mesir 3-2 dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta Stadium pada Selasa malam waktu setempat. Pertandingan penuh gejolak, dengan Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, Mesir unggul dua gol lewat Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico, sebelum Albiceleste bangkit lewat gol Cristian Romeo, Lionel Messi, dan Enzo Fernández di menit-menit akhir. Protes keras dari tim Mesir menyusul gol penutup Fernández, yang dinilai melibatkan pelanggaran terhadap Mohamed Salah, memicu keributan di pinggir lapangan dan kartu merah bagi salah satu staf teknis Mesir. Wasit Francois Letexier memutuskan tidak mengonfirmasi protes tersebut melalui VAR, sehingga kemenangan Argentina tetap sah dan mereka lolos ke perempatfinal, sementara Mesir tersingkir.
Laga yang berlangsung sengit ini menjadi ujian ketahanan mental bagi Argentina, yang sempat tertinggal 0-2 setelah gol Zico di menit ke-67. Messi, yang gagal mengubah penalti menjadi gol setelah pelanggaran terhadap Nicola Tagliafico, akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-83 lewat tendangan voli spektakuler. Tiga menit sebelum laga berakhir, Enzo Fernández menyegel kemenangan lewat sundulan setelah tendangan bebas, memicu kemarahan tim Mesir yang menganggap ada pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam prosesnya. Staf pelatih Mesir berteriak-teriak di garis samping, dan salah satu dari mereka menerima kartu merah dari wasit Francois Letexier. Meski protes berlangsung sengit, keputusan wasit tetap tidak berubah, dan Argentina melaju ke babak delapan besar sebagai juara bertahan.
Dengan kemenangan ini, Argentina menyusul Prancis, Spanyol, dan Inggris yang lebih dulu lolos ke perempatfinal, sementara Mesir yang tampil gigih di babak pertama harus pulang lebih awal setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.















