Home Berita Nasional Wanita di Sumsel Rekrut Pacar Bunuh Pria Pilihan Orang Tua

Wanita di Sumsel Rekrut Pacar Bunuh Pria Pilihan Orang Tua

Sumbawanews.com,- Di Banyuasin, Sumatera Selatan, seorang perempuan berinisial YTU (25) diduga mengajak pacarnya, OR (28), untuk menghabisi nyawa Dwi Ferdiansyah (24), pria yang dijodohkan keluarganya. Motifnya sederhana namun tragis: YTU menolak perjodohan itu karena sudah menjalin hubungan asmara dengan OR.

Menurut Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, rencana pembunuhan itu bermula pada Maret 2026. Saat itu, korban dan YTU sempat berbuka puasa bersama di kawasan Sate Senen, Betung. Setelah acara selesai, korban mengantar YTU pulang ke rumah. Di rumah, YTU langsung menghubungi OR dan memberi informasi rute perjalanan pulang korban.

Tak lama setelah itu, saat korban melintas di jalan sepi, OR menyerangnya dengan senjata tajam. Luka-luka parah menghancurkan tubuh Dwi Ferdiansyah. Ia dilarikan ke RS Mohammad Hoesin Palembang dalam kondisi kritis, namun nyawanya tak tertolong.

Penyidik menyimpulkan, kekerasan ini bukan sekadar amukan cemburu, tapi rencana terstruktur yang dimulai dari penolakan terhadap tradisi perjodohan. YTU dan OR kini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan pembunuhan berencana.

Peristiwa ini memicu perdebatan luas di masyarakat: seberapa jauh tekanan sosial dan tradisi bisa menggerogoti nilai kemanusiaan? Di satu sisi, perjodohan masih menjadi bagian dari budaya di sejumlah daerah; di sisi lain, kasus ini mengingatkan bahwa cinta yang dipaksakan bisa berubah jadi bencana—bahkan sampai mengambil nyawa.

Polisi masih menyelidiki apakah ada pihak lain yang terlibat, termasuk kemungkinan tekanan dari keluarga korban atau pihak yang mempercepat proses perjodohan. Sementara itu, keluarga Dwi Ferdiansyah masih dalam duka, sambil menanti keadilan yang tak bisa lagi mengembalikan putra mereka.

Previous articleIsrael Perluas Pendudukan di Gaza, Hamas Kecam PBB Tak Berdaya
Next articleMonas dan Bundaran HI Padam Sejam untuk Bumi
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.