Sumbawanews.com,- PB PABSI menargetkan empat medali dari delapan atlet angkat besi yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target ini diambil berdasarkan pemetaan kekuatan oleh tim ahli, meski jenis medali—emas, perak, atau perunggu—belum diungkap secara rinci. Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono memastikan kedelapan atlet telah disetujui dan siap berangkat, dengan lima ofisial mendampingi tim.
Di sektor putra, Indonesia mengandalkan Ricko Saputra (60kg), Eko Yuli Irawan (65kg), Rahmat Erwin Abdullah (75kg), dan Rizki Juniansyah (85kg), juara Olimpiade Paris 2024. Sementara di sektor putri, Luluk Diana Tri Wijayana (49kg), Juliana Klarisa (53kg), Natasya Beteyob (61kg), dan Indah Afriza (69kg) menjadi harapan. Rahmat Erwin Abdullah menjadi satu-satunya atlet dalam daftar ini yang memegang gelar juara bertahan Asian Games, setelah merebut emas kelas 73kg di Hangzhou 2022 dengan total angkatan 359kg dan rekor dunia clean and jerk 201kg. Rizki Juniansyah, yang sebelumnya diproyeksikan bersaing dengan Rahmat di kelas 75kg, akan menjalani debutnya di ajang multievent Asia ini.
Kompetisi angkat besi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung dari 23 hingga 29 September di Nagoya City Trade and Industry Center. Secara historis, Indonesia telah mengoleksi dua emas, delapan perak, dan 14 perunggu sepanjang sejarah keikutsertaannya di cabang ini. Prestasi terbaik terjadi pada Asian Games 2018, ketika Indonesia meraih satu emas (Eko Yuli Irawan), satu perak, dan satu perunggu. Medali emas sebelumnya diraih Rahmat di Asian Games 2022, sementara perak berasal dari torehan atlet seperti Eko Yuli (2018), Sri Wahyuni Agustiani (2014, 2018), dan Erwin Abdullah (2002). Perunggu didapat dari sejumlah nama legendaris seperti Triyatno (2010), Sinta Darmariani (2006, 2010), dan Patmawati Abdul Hamid (1994).















