Sumbawanews.com,- Sebuah truk molen tersangkut di kolong Viaduk Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu tidak menyebabkan kerusakan struktural pada jembatan bersejarah yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah DKI Jakarta. Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur langsung merespons, tiba di lokasi pukul 03.00 WIB, dan menyelesaikan evakuasi sebelum pukul 04.00 WIB. Arus lalu lintas kembali normal tanpa gangguan pada perjalanan kereta api maupun korban jiwa.
Viaduk Matraman, yang dibangun pada 1917 saat masa kolonial Belanda, merupakan salah satu dari 14 struktur cagar budaya di DKI Jakarta yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 1497 Tahun 2021. Dengan panjang sekitar 32 meter, lebar tujuh meter, dan ketinggian tiga meter, jembatan ini diakui sebagai simbol modernisasi prasarana transportasi awal abad ke-20. Tim Ahli Cagar Budaya merekomendasikan penetapannya berdasarkan nilai sejarah dan keterkaitannya dengan sistem kereta api Jakarta, termasuk Stasiun Jatinegara dan Manggarai.
Sejarawan JJ Rizal menilai viaduk ini bukan sekadar artefak teknis, melainkan bagian dari narasi sosial-budaya dan nasionalisme urban Jakarta. Meski telah beberapa kali ditabrak kendaraan tinggi—termasuk truk boks pada Mei 2018—struktur jembatan tetap utuh. Dinas Perhubungan DKI Jakarta terus mengimbau pengemudi kendaraan berdimensi tinggi agar mematuhi batas ketinggian, mengingat insiden serupa berulang karena kelalaian memperhatikan rambu batas.















