Sumbawanews.com,- Jakarta – Sebuah unggahan viral di media sosial menghebohkan publik setelah seorang turis asal Jepang mengaku ditawari layanan pekerja seks komersial (PSK) anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat. Pengakuan tersebut diungkapkan melalui akun X @hunter_tnok yang menyebut praktik eksploitasi seksual tersebut terorganisir.
Menurut narasi yang dibagikan, peristiwa ini terjadi pada April 2026. Para muncikari dikabarkan secara terang-terangan menjajakan anak di bawah umur dengan meneriakkan kata “Seventeen” dan “Perawan” sebagai promosi. Hal ini memicu kecaman dan keprihatinan publik.
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar, menanggapi laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ia menyatakan bahwa dugaan praktik prostitusi anak di kawasan tersebut tidak terbukti. “Alhamdulillah, setelah dikonfirmasi, hal tersebut tidak ditemukan kebenarannya,” ujar Bobby pada Minggu (24/5/2026).
Meski demikian, Bobby mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Pihak kepolisian juga akan terus memantau situasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.















