Sumbawanews.com,- Seorang pria asal Kalimantan terjatuh dari lantai dua Gedung Lawang Sewu, Semarang, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Ia membawa mandau, senjata tradisional khas Dayak, yang ikut terlempar saat kejadian. Korban, yang identitasnya diawali inisial HA, mengalami patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Kepolisian Sektor Semarang Tengah memastikan kejadian ini bukan upaya bunuh diri, melainkan kecelakaan akibat terpeleset. “Masih pendalaman, tapi dari keterangan saksi dan kondisi lokasi, diduga korban terpeleset,” ujar Kapolsek Kompol Sugito dalam pesan singkat.
Di lokasi, petugas menemukan jejak darah di lantai halaman gedung bersejarah itu, sementara mandau yang dibawa korban telah diamankan sebagai barang bukti. Petugas belum bisa mengambil keterangan langsung dari korban karena kondisinya masih kritis.
Mandau yang dibawanya, menurut keterangan polisi, merupakan benda pribadi yang biasa dibawa pria Dayak sebagai simbol budaya dan perlindungan, bukan alat ancaman. Tidak ada indikasi niat jahat atau kekerasan dalam insiden ini.
Lawang Sewu, yang menjadi destinasi wisata populer di Semarang, kembali menjadi sorotan setelah kejadian ini. Sejumlah pengunjung yang berada di sekitar lokasi sempat panik, namun tidak ada korban lain. Petugas keamanan gedung langsung mengamankan area dan membantu evakuasi.
Hingga kini, penyelidikan terus berlangsung untuk memastikan kondisi lantai dan faktor penyebab terpelesetnya korban. Pihak pengelola Lawang Sewu menyatakan akan meninjau ulang keamanan struktur tangga dan area lantai dua sebagai langkah pencegahan.















