Sumbawanews.com,- Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Kantor Kementerian Pertahanan pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 08.27 WIB, untuk menghadiri upacara persemayaman almarhum Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan yang meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.
Dengan mengendarai mobil Maung, Presiden tiba di lokasi disambut langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto. Setelah saling berjabat tangan dalam suasana khidmat, rombongan presiden langsung menuju ruang persemayaman jenazah, yang dipasang di ruang utama Gedung Kemhan.
Ryamizard Ryacudu, yang pernah menjabat sebagai Menhan pada periode 2014–2019, akan dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada hari yang sama, setelah prosesi persemayaman ini selesai. Kehadiran Presiden Prabowo menandai penghormatan tertinggi negara terhadap sosok yang dikenal tegas, berintegritas, dan berdedikasi tinggi terhadap kepentingan pertahanan nasional.
Sebelumnya, jenazah Ryamizard tiba di Kemhan pada pagi hari, diarak dari rumah duka di Jakarta Selatan oleh pasukan kehormatan TNI. Upacara persemayaman ini menjadi bagian dari rangkaian prosesi pemakaman militer yang diikuti oleh sejumlah tokoh tinggi negara, termasuk para jenderal aktif dan purnawirawan, serta keluarga besar TNI.
Presiden Prabowo, yang juga mantan prajurit TNI dan pernah menjabat sebagai Panglima TNI, tampak berdiri lama di sisi peti jenazah, menundukkan kepala dalam doa. Tak ada ucapan terdengar, namun sikapnya menyiratkan rasa kehilangan seorang rekan sejawat yang pernah berjuang di barisan terdepan mempertahankan kedaulatan negara.
Kehadiran Presiden di Kemhan juga menjadi sinyal kuat bahwa negara menghargai jasa-jasa para tokoh militer yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa, bahkan setelah pensiun. Sehari setelah upacara persemayaman, Presiden Prabowo akan memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Istana Negara, menjadikan hari ini sekaligus momen refleksi antara penghormatan kepada pahlawan dan komitmen menjaga ideologi negara.















