Home Berita Nasional Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase

Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan bahwa pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di Sumatera pada Jumat (22/5) bukan disebabkan oleh sabotase. Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, menyatakan bahwa investigasi yang dilakukan tidak menemukan indikasi kesengajaan atau sabotase dalam peristiwa tersebut.

Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Puslabfor Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi, dan perwakilan PT PLN telah melakukan investigasi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Investigasi dilakukan pada tower 175 dan tower 176 jaringan transmisi listrik.

Nunung menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di wilayah Jambi. Tim gabungan menemukan kabel transmisi yang putus, namun kondisi fisik tower transmisi masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan.

“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah,” ujar Nunung.

Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan masyarakat sekitar yang menyatakan bahwa sesaat sebelum kejadian terjadi ledakan, lalu terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi. Nunung juga menyebutkan bahwa sebelum terjadinya gangguan, kondisi sistem kelistrikan Sumatera berada dalam keadaan normal dan terintegrasi.

“Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut. Jadi, kalau itu sabotase, pasti potongan-potongannya lebih rapi,” tambah Nunung.

Meskipun demikian, bagian kabel transmisi yang terputus saat ini sedang dalam penanganan Puslabfor Polri untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan analisis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kerusakan. Nunung menegaskan bahwa seluruh proses investigasi dilakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif untuk memastikan penyebab utama kejadian secara ilmiah dan akuntabel.

Previous articleCuaca Ekstrem Hantui Puncak Haji 2026 di Makkah
Next articleBGN Klaim Tak Ada Keterlibatan Internal dalam Kasus SPPG
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik