Home Berita Nasional Polresta Padang Bantah Hoaks ‘Pocong Begal’

Polresta Padang Bantah Hoaks ‘Pocong Begal’

Sumbawanews.com,- Kepolisian Resor Kota Padang secara tegas membantah rumor beredar tentang keberadaan sosok “pocong begal” yang sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Kabid Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol M Yasin, menyatakan bahwa seluruh laporan terkait kejadian itu tidak memiliki dasar fakta dan hanya merupakan gosip yang menyebar melalui pesan berantai di media sosial.

Dalam konfirmasi resmi pada Jumat, Yasin menjelaskan bahwa timnya telah melakukan pengecekan mendalam terhadap sejumlah klaim warga yang mengaku melihat atau mengalami insiden dengan sosok berpakaian kain kafan yang diduga melakukan perampasan. Hasil investigasi menunjukkan tidak ada bukti fisik, rekaman kamera, maupun korban yang dapat diverifikasi secara objektif. Semua laporan bersumber dari cerita mulut ke mulut, tanpa identitas sumber yang jelas atau lokasi kejadian yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini bukan kejahatan nyata, tapi kepanikan yang dibangun oleh ketakutan dan informasi tak terverifikasi,” ujar Yasin. Ia menekankan bahwa kepolisian tidak bisa diam begitu saja ketika isu semacam ini menyebar, karena berpotensi mengganggu ketertiban umum dan merusak rasa aman warga.

Untuk meredam kecemasan, Polresta Padang mengaktifkan kembali operasi patroli malam hari melalui Tim Klewang dari Unit VI Operasional. Patroli ini dilakukan secara rutin dan terkoordinasi di titik-titik rawan, terutama di jalur-jalur sepi dan permukiman padat penduduk. Selain itu, aparat juga meningkatkan kehadiran di titik-titik strategis seperti pasar malam, simpang jalan, dan area sekitar masjid yang sering menjadi tempat berkumpul warga setelah shalat Isya.

Polresta juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa verifikasi. “Jangan jadi bagian dari penyebar hoaks. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, laporkan langsung ke nomor darurat 110. Jangan tunggu sampai ada korban baru,” tegas Yasin.

Kota Padang, yang berpenduduk hampir satu juta jiwa, hingga kini tetap aman dari tindak kejahatan bermodus “pocong begal”. Kepolisian menegaskan bahwa upaya preventif terus diperkuat, bukan hanya untuk menangkal ancaman nyata, tapi juga untuk melindungi psikologi sosial warga dari teror imajiner yang lebih berbahaya daripada kejahatan itu sendiri.

Previous articleBabinsa Bukit Damai Kopda Achmad Fahri Kawal Langsung Distribusi Makan Bergizi Gratis di SMKN 1 Maluk
Next articleRazia Vape Zombie di Jakut, Polisi Sita Ratusan Kartrid Etomidate
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.