Sumbawanews.com,- Pada 2 September, pesawat Swissair 111 jatuh di lepas pantai Nova Scotia, Kanada, di atas Samudra Atlantik, menewaskan seluruh 229 orang yang berada di dalamnya. Pesawat jenis MD-11 itu terbang dari Bandara JFK New York menuju Genève, Swiss, ketika tiba-tiba mengalami kegagalan sistem listrik dan kebakaran di kabin, menyebabkan kehilangan kendali. Upaya penyelamatan dan pencarian dilakukan dalam waktu singkat, namun tidak ada yang selamat. Tim investigasi kemudian menemukan bahwa korsleting kabel di sistem hiburan penumpang menjadi penyebab awal kebakaran yang tak terkendali. Puing-puing pesawat tersebar di area laut seluas 10 kilometer persegi, dan proses identifikasi korban memakan waktu berbulan-bulan. Kejadian ini menjadi salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan dalam sejarah penerbangan Swissair.















