Home Berita Nasional Perguruan Tinggi Jadi Tulang Punggung Ketahanan Pangan Nasional

Perguruan Tinggi Jadi Tulang Punggung Ketahanan Pangan Nasional

Sumbawanews.com,- Akademisi Universitas Tadulako menegaskan bahwa perguruan tinggi memainkan peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui riset, inovasi teknologi, dan pendampingan langsung kepada petani—sebagaimana terbukti sejak era swasembada beras pada 1980-an. Guru Besar Fakultas Pertanian Untad, Muhammad Anshar Pasigai, menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, peneliti, penyuluh, dan petani berhasil mendorong produksi pangan lewat program Bimbingan Massal (Bimas) dan Intensifikasi Massal (Inmas), yang mengintegrasikan penyuluhan, akses pembiayaan, dan penerapan teknologi pertanian. Perguruan tinggi turut berkontribusi dengan mengembangkan varietas padi unggul berumur pendek dan tahan hama, serta memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti ilmiah yang diterapkan di lapangan. Untuk mempercepat adopsi inovasi, Anshar menyarankan agar mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam pendampingan petani, didukung anggaran khusus dan teknologi dari kampus.

Capaian swasembada beras pada 2025 menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi ini, dengan produksi nasional mencapai 34,7 juta ton—naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya—dan surplus sebesar 3,5 juta ton yang membuat Indonesia tidak perlu mengimpor beras konsumsi sepanjang tahun itu. Cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog pun mencapai 3,24 juta ton pada akhir 2025, bahkan sempat menyentuh 4,2 juta ton, level tertinggi dalam sejarah pengelolaan cadangan pangan nasional. Anshar menekankan bahwa fondasi keberlanjutan ketahanan pangan ke depan bergantung pada penguatan riset pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan sinergi erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha tani.

Previous articleAmy Winehouse Tewas karena Keracunan Alkohol di London, 23 Juli 2011
Next articleCasemiro Pilih Inter Miami Demi Tantangan Baru dan Kesempatan Juara