Home Berita Nasional Percepat Penataan Kawasan Kumuh di Jayapura

Percepat Penataan Kawasan Kumuh di Jayapura

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan perlunya percepatan penataan kawasan kumuh di Kota Jayapura, Papua, menyusul temuan kondisi memprihatinkan di wilayah Tanjung Ria. Dalam kunjungan kerjanya pada Senin (22/6), Tito melihat langsung sejumlah masalah struktural yang menghambat kenyamanan hidup warga, mulai dari tumpukan sampah yang tak tertangani, drainase yang rusak, hingga akses air bersih yang belum merata ke seluruh rumah.

“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi soal martabat manusia,” ujar Tito usai berdialog dengan warga setempat. Ia menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan di wilayah timur Indonesia.

Tito mendorong kolaborasi tiga pilar: pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif pemerintah kota dan partisipasi warga, program bedah rumah dan perbaikan lingkungan tidak akan berkelanjutan. “Kunci keberhasilannya ada pada sinergi. Tidak bisa hanya mengandalkan anggaran, tapi harus ada kebersamaan,” tegasnya.

Untuk Kota Jayapura, pemerintah menargetkan penataan 500 rumah tidak layak huni pada tahun ini, sebagai bagian dari total 23.300 unit rumah di seluruh Provinsi Papua yang menjadi sasaran Program Bantuan Sosial Perumahan (BSPS). Selain itu, pemerintah juga akan memperluas program bedah rumah ke daerah-daerah perbatasan di Tanah Papua, guna memastikan keadilan akses terhadap fasilitas dasar.

Tito menambahkan, selain infrastruktur fisik, pendampingan sosial dan edukasi lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari program ini. “Kami ingin warga tidak hanya punya rumah baru, tapi juga budaya hidup sehat dan bersih,” katanya.

Target penyelesaian seluruh program ini diharapkan dapat tercapai sebelum akhir 2026, sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan struktural dan membangun kota-kota yang layak huni di seluruh penjuru Nusantara.

Previous articleKeir Starmer Mundur, Inggris Masuki Era Transisi Politik
Next articlePembredelan Kini Lebih Halus, Tapi Lebih Berbahaya
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik