Home Berita Nasional Pemkot Jaksel Gelontorkan Rp380 Juta Perbaiki Saluran Amblas di Lenteng Agung

Pemkot Jaksel Gelontorkan Rp380 Juta Perbaiki Saluran Amblas di Lenteng Agung

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp380 juta untuk memperbaiki saluran air yang amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa. Pekerjaan yang dimulai sejak malam hari sebelumnya kini berlangsung intensif, dengan fokus utama memulihkan fungsi jalan agar lalu lintas kembali normal dalam waktu tiga hari.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa dana tersebut mencakup seluruh tahapan perbaikan, mulai dari pemasangan sembilan unit box culvert—gorong-gorong beton berbentuk kotak yang menyalurkan aliran air dari Danau UI menuju Sungai Ciliwung—hingga pemadatan dan pengecoran ulang badan jalan sepanjang sekitar 10 meter. “Saat ini pemasangan box culvert sudah mencapai 90 persen. Hanya satu unit yang tersisa,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Meski ruas jalan masih dalam proses perbaikan, pengendara roda dua maupun roda empat, termasuk bus, sudah dapat melintas berkat pemasangan plat besi penutup sementara. Namun, petugas mengimbau para pengendara untuk mengurangi kecepatan dan menghindari memacu kendaraan secara agresif di area tersebut.

Santo mengakui bahwa pekerjaan menghadapi tantangan akibat kepadatan lalu lintas. “Kalau bisa ditutup total, pengerjaan pasti lebih cepat. Tapi kami paham dampaknya pada masyarakat, jadi kami upayakan tetap buka sebagian,” katanya. Pemulihan fondasi utilitas, termasuk tiang dan jaringan kabel yang terganggu, akan dilakukan setelah pengecoran turap selesai.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Selatan, Iwan K Santoso, menambahkan bahwa perbaikan telah mencapai sekitar 70 persen. Proses pengecoran dan pembersihan sisa material masih berlangsung secara bergantian, dengan target penyelesaian penuh dalam dua minggu.

Pemkot Jaksel juga mengakui perlunya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur saluran air lama, terutama yang berusia lebih dari 25 tahun dan berada di bawah ruas jalan utama. “Banyak crossing yang sudah tua dan rentan rusak. Ini harus jadi perhatian bersama, termasuk dengan Suku Dinas Bina Marga,” ujar Santo.

Pemkot meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa perbaikan. Masyarakat diharapkan tetap sabar, sementara petugas berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin tanpa mengorbankan kualitas. Sejauh ini, lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar, meski tetap waspada terhadap potensi perubahan kondisi jalan akibat proses konstruksi.

Previous articleJemaah Haji Indonesia Mulai Kembali ke Tanah Air
Next articlePakistan Teguh pada Palestina, Tak Akan Kompromi dengan Israel
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik