Sumbawanews.com,- Anggota DPR Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah memperkuat layanan kesehatan jiwa bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur, menyusul kasus meninggalnya seorang pemuda berinisial LM (20) di tenda pengungsian, diduga akibat depresi berat. Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga harus menyentuh dampak psikologis yang muncul pasca-bencana. Netty juga menyoroti pentingnya perlindungan mental bagi tenaga kesehatan, relawan, dan Tim SAR yang bertugas di lokasi bencana, mengingat beban psikis mereka yang semakin berat. Selain itu, ia meminta pemulihan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit yang rusak segera dilakukan, agar masyarakat tidak terus bergantung pada layanan darurat, sekaligus mencegah munculnya masalah kesehatan lain seperti ISPA, dehidrasi, dan gangguan gizi di pengungsian.















