Home Berita Nasional Nadiem Terharu Dukungan Ojol di Depan Pengadilan

Nadiem Terharu Dukungan Ojol di Depan Pengadilan

Sumbawanews.com,- Jakarta — Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, terharu menyaksikan ratusan sopir ojek online memadati jalanan dan ruang sidang di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menjelang pembacaan pleidoi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM.

Mereka bukan sekadar penonton. Banyak yang berdiri di luar gedung, membawa spanduk, bahkan berorasi demi keadilan. Sebagian lainnya ikut dalam rombongan dari rumah tahanan menuju pengadilan, menemani Nadiem dalam perjalanan terakhir sebelum sidang berlangsung.

“Saya bersyukur melihat para driver di luar sana, bahkan dari rutan sampai ke pengadilan, mereka ikut mendampingi saya,” ujar Nadiem saat tiba di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Selasa (2/6/2026). “Ini bukan soal saya pribadi. Ini soal keadilan, soal Pancasila, soal apakah negara ini masih percaya pada prinsip dasarnya.”

Kasus yang menjerat Nadiem terkait dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2020–2022, yang diduga merugikan negara sebesar Rp2,18 triliun. Jaksa menuntut hukuman 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, serta uang pengganti senilai Rp5,67 triliun. Nadiem didakwa menerima aliran dana Rp809 miliar dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB), perusahaan yang terkait dengan investasi Google.

Namun, di tengah hiruk-pikuk hukum dan tekanan publik, yang justru menyentuh hati Nadiem adalah kehadiran para pengemudi ojol—kelompok yang selama ini sering dianggap sebagai “orang kecil” dalam sistem sosial. Mereka datang bukan karena kepentingan politik, tapi karena merasa kasus ini menyentuh keadilan struktural yang lebih besar.

“Kasus ini bukan cuma soal uang atau jabatan. Ini soal apakah sistem hukum kita masih bisa melindungi mereka yang berani berbuat baik, meski di tengah sistem yang rapuh,” lanjutnya. “Saya harap ini jadi titik balik. Bukan untuk saya, tapi untuk Indonesia.”

Sidang pleidoi yang digelar di Ruang Sidang Muhammad Hatta Ali itu akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Nadiem sendiri akan membacakan pernyataan pembelaannya secara pribadi, diikuti tim hukumnya.

Dalam suasana yang penuh ketegangan, kehadiran para sopir ojol menjadi simbol tak terduga: bahwa keadilan bukan hanya milik para elit, tapi juga milik mereka yang setiap hari mengayuh sepeda motor di bawah terik matahari, menunggu penumpang, dan tetap percaya bahwa kebenaran masih bisa menang.

Previous articleRekrutmen Ekspedisi Patriot 2026 Harus Bebas Intervensi
Next articleTrump Marah: Netanyahu Bikin Dunia Benci Israel
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik