Sumbawanews.com,- Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, berlangsung normal pada Rabu, 15 Juli 2026, setelah sebelumnya sekolah itu menjadi sasaran ancaman bom yang dikirim lewat WhatsApp pada Senin, 13 Juli 2026. Para siswa baru mengikuti rangkaian MPLS secara berkelompok di bawah pengawasan guru, sementara kelas-kelas lain juga kembali menjalani pembelajaran seperti biasa. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kegiatan belajar tetap berjalan karena aparat kepolisian telah bertindak tegas. Polisi berhasil menangkap pelaku ancaman, MY, 34 tahun, warga sekitar sekolah, yang mengaku bertindak karena iseng, meski penyidik masih mendalami motif sebenarnya.
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya sempat melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi setelah ancaman diterima, dan semua siswa serta guru dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengonfirmasi pelaku kini ditahan di Markas Polres Metro Jakarta Selatan. Seorang guru di sekolah itu menyatakan, “Alhamdulillah. Pelaksanaan MPLS aman. Sudah ditangani pihak yang berwajib.”















