Sumbawanews.com,- Siang ini, jalur Puncak, Bogor, kembali menjadi fokus pengaturan lalu lintas menjelang arus balik libur Idul Adha. Polisi menerapkan sistem one way dari Puncak menuju Jakarta, guna mengurai kemacetan akibat ribuan kendaraan yang memadati rute wisata tersebut.
Pengaturan ini berlaku mulai siang hari, menyusul penerapan one way pagi tadi yang mengarahkan kendaraan dari Jakarta menuju Puncak. Kepolisian Resor Bogor, melalui akun resmi Satlantas, mengonfirmasi bahwa skema ini bersifat dinamis dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Kendaraan yang ingin menuju Puncak kini diharuskan menunggu hingga waktu yang ditentukan, sementara arus utama difokuskan pada pemulangan pemudik ke Ibu Kota.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya diskresi kepolisian untuk menjaga kelancaran perjalanan sekaligus mencegah akumulasi kemacetan yang berpotensi memicu insiden. Wilayah Puncak, yang sejak pagi dipadati kendaraan pribadi, bus pariwisata, dan truk pengangkut daging kurban, kini mengalami pergeseran pola arus yang terkoordinasi dengan ketat oleh petugas di lapangan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan disertai petir di sejumlah titik sepanjang jalur Puncak-Bogor-Jakarta, yang bisa memperparah kondisi lalu lintas. Petugas diminta siaga, dan pengendara diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu, serta mempersiapkan perjalanan dengan waktu ekstra.
Penerapan one way ini merupakan langkah rutin yang dilakukan setiap momen libur panjang, terutama saat Idul Fitri dan Idul Adha, ketika arus mudik dan balik mencapai puncaknya. Kepolisian menjamin bahwa seluruh titik strategis—mulai dari Ciawi hingga Cilebut—dipantau secara real-time melalui sistem CCTV dan patroli mobile untuk memastikan tidak ada titik kemacetan yang tak terkendali.















