Home Berita Nasional Kemenkes Sesalkan Komentar Tak Empati Nakes Terhadap Pasien BPJS

Kemenkes Sesalkan Komentar Tak Empati Nakes Terhadap Pasien BPJS

Sumbawanews.com,- Kementerian Kesehatan menyayangkan sejumlah komentar tidak empatik yang muncul di media sosial terkait unggahan almarhum Yurizal, pasien BPJS yang meninggal setelah menunggu delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat di RSUD Sardjito Yogyakarta. Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Aji Muhawarman menegaskan bahwa empati dan komunikasi yang baik merupakan bagian tak terpisahkan dari profesionalisme tenaga kesehatan. Komentar-komentar bernada sinis, termasuk yang diduga berasal dari tenaga medis, seperti pernyataan “Bacot nih pasien” atau “kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai?”, telah viral dan memicu kecaman luas dari masyarakat. Kemenkes mengimbau masyarakat yang menduga adanya pelanggaran etik profesi nakes untuk melaporkannya melalui mekanisme resmi di Konsil Kesehatan Indonesia.

Yurizal, yang mengunggah keluhannya tentang lamanya menunggu pelayanan di rumah sakit, dikabarkan meninggal pada 31 Juli 2026. Kabar duka itu dikonfirmasi oleh sepupunya, Hilda Aprianti, dalam unggahan pada 1 Agustus 2026. Setelah kejadian itu, sejumlah akun yang sebelumnya mengomentari unggahan Yurizal dengan nada merendahkan, kini meminta maaf secara publik. Kemenkes menekankan bahwa pengalaman pahit seperti ini tidak boleh terulang, dan profesionalisme tenaga kesehatan harus selalu dijunjung tinggi, terlepas dari status jaminan kesehatan pasien.

Previous articleNeymar Belum Putuskan Masa Depan, Fokus Selesaikan Kontrak dengan Santos
Next articleIndonesia Tuntut Israel Berhenti Serang Gaza