Home Berita Kasum TNI Laksanakan Kunjungan ke Bandung

Kasum TNI Laksanakan Kunjungan ke Bandung

sumbawanews.com,- Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Bandung dalam rangka mendampingi Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang diwakili Kabaranahan Kemhan RI Laksdya TNI Agus Setiadji, menerima 5 (lima) unit Heli AKS dan 1 (Satu) Unit Pesawat Udara CN 235 MPA TNI AL, bertempat di Hanggar Rotary Wing PT. Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/1/2019).

Dengan menggunakan pesawat Boeing 737 seri A-7308 dari Lanud            Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kasum TNI  Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan beserta rombongan tiba di Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

Kedatangan Kasum TNI disambut oleh Komandan Sesko TNI Laksdya TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P., Kasgartap II Marsma TNI Embu Agapitus dan Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Bayu Hendra Permana. 

Turut mendampingi Kasum TNI, antara lain Aslog Panglima TNI Laksda TNI  Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Asrena Kasau  Marsda TNI Fahru Zaini, S.H., M.D.S., Wairjen TNI Marsda TNI Sri Pulung, S.E., M.M., G.T., Stud. CFrA., Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) R. Widad P. Ajie, M.B.A., Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr (Han). (Mad/Puspen TNI)

Previous articleKasum TNI : Prajurit TNI Kontingen Garuda Terkenal Cepat Menyesuaikan Dengan Lingkungan Sosial
Next articlePrajurit Kontingen Garuda Berhasil Damaikan Pertikaian Antar Dua Suku di Republik Demokratik Kongo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.