Home Berita Nasional Jelang Pemakaman Ryamizard, TNI Lakukan Gladi Bersih di TMP Kalibata

Jelang Pemakaman Ryamizard, TNI Lakukan Gladi Bersih di TMP Kalibata

Sumbawanews.com,- Suasana duka yang khidmat memenuhi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, menjelang pemakaman mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu. Sehari sebelum prosesi terakhir, TNI menggelar gladi bersih secara detail untuk memastikan setiap rangkaian upacara militer berjalan sempurna sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada tokoh yang telah mengabdikan hidupnya bagi negara.

Di tengah heningnya udara pagi, sejumlah prajurit TNI bergerak serentak dengan presisi militer. Empat perwira tinggi membentangkan Bendera Merah Putih di atas liang lahat yang telah disiapkan, lalu melipatnya dengan tata cara yang telah baku—setiap lipatan, setiap gerakan, mengandung makna simbolis sebagai tanda kehormatan terakhir. Di sisi lain, pasukan bersenjata laras panjang melakukan hormat senjata secara serentak, senjata diangkat ke langit dalam sikap penghormatan yang menggetarkan.

Proses gladi ini bukan sekadar latihan rutin, tapi bagian dari tradisi militer yang dijalankan dengan kesakralan tinggi bagi tokoh-tokoh yang pernah memimpin pertahanan negara. Ryamizard, yang pernah menjabat sebagai Panglima TNI dan Menteri Pertahanan selama dua periode, akan dimakamkan dengan upacara militer penuh, dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan saat ini, Sjafrie Sjamsoeddin.

Sebelumnya, jenazah almarhum telah disemayamkan di Kementerian Pertahanan, di mana Presiden Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran Presiden, sekaligus mantan jenderal yang pernah bekerja sama erat dengan Ryamizard, menegaskan betapa dalamnya jejak sang almarhum dalam sejarah institusi militer Indonesia.

Di sekitar TMP Kalibata, ribuan warga dan mantan rekan sejawat berdatangan sejak dini hari. Bunga-bunga duka menghiasi jalur menuju makam, sementara petugas keamanan menjaga ketat akses masuk. Suasana tak hanya duka, tapi juga kebanggaan—kebanggaan atas dedikasi seorang prajurit sejati yang tak pernah mengecewakan bendera yang ia junjung.

Pemakaman yang rencananya berlangsung hari ini akan menjadi momen sejarah: bukan hanya penutup perjalanan seorang tokoh militer, tapi juga refleksi atas nilai-nilai kehormatan, disiplin, dan pengabdian yang masih hidup dalam tubuh TNI hingga kini.

Previous articleKonser HUT 250 AS Batal, Trump Ganti Jadi Rapat Politik
Next articlePerang Tanpa Peluru: AI di Ponsel Anda Menggerogoti Demokrasi
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik