Sumbawanews.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan pada Senin siang, dengan intensitas yang diperkirakan meningkat dari ringan menjadi sedang hingga lebat menjelang sore. Pagi hari, langit tampak tertutup awan tebal di seluruh kota, menjadi pra-sinyal bagi peralihan cuaca yang cepat.
Menurut rilis resmi BMKG, hujan diprediksi mulai mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara mulai pukul 12.00 WIB, dengan potensi genangan di titik-titik rawan banjir. Kepulauan Seribu menjadi satu-satunya daerah yang tetap berawan sepanjang hari, tanpa indikasi hujan.
Suhu udara di Ibu Kota berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin relatif tenang, antara 2 hingga 12 kilometer per jam. Kondisi ini, dikombinasikan dengan kelembapan tinggi, memperbesar risiko terjadinya genangan air dan banjir lokal, terutama di kawasan dengan sistem drainase terbatas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat diminta membawa perlengkapan hujan, menghindari area genangan, dan segera melaporkan keadaan darurat melalui layanan darurat 112 yang tersedia 24 jam.
Pemantauan terus dilakukan di sejumlah pintu air strategis, termasuk Pasar Ikan dan Angke, yang masih berstatus siaga. Petugas juga dikerahkan untuk memantau arus sungai dan saluran air, menyusul kejadian banjir yang masih menyisakan dampak di beberapa kelurahan pada pekan sebelumnya.
BMKG menekankan bahwa perubahan cuaca di Jakarta cenderung cepat dan tidak dapat diprediksi secara tepat hingga beberapa jam sebelumnya. Masyarakat diminta tetap mengikuti update cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal resmi pemerintah daerah.















