Home Berita Nasional Indonesia Masuk Tahap Darurat Korupsi, Kata Wakil Ketum Golkar

Indonesia Masuk Tahap Darurat Korupsi, Kata Wakil Ketum Golkar

Sumbawanews.com,- Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan Indonesia telah memasuki tahap darurat korupsi, didorong oleh maraknya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Doli menilai, fenomena ini bukan indikator keberhasilan pemberantasan korupsi, melainkan tanda sistem rekrutmen dan pengawasan yang gagal mencegah praktik suap dan penyalahgunaan wewenang. Ia mempertanyakan rasa takut dan tanggung jawab para pejabat yang terus mengulangi kesalahan yang sama, bahkan setelah banyak kasus serupa terungkap. Menurutnya, penindakan semata tidak cukup—perlu evaluasi menyeluruh terhadap regulasi dan pembangunan budaya anti-korupsi yang menyeluruh.

Doli menekankan bahwa indikator keberhasilan pemberantasan korupsi seharusnya bukan jumlah pejabat yang ditangkap, melainkan tercapainya situasi nol korupsi. Ia menyerukan reformasi sistemik yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga memperbaiki struktur regulasi yang membuka celah bagi korupsi, sekaligus membangun kesadaran hukum di masyarakat. Pernyataannya muncul menyusul penangkapan Bupati Langkat Syah Afandin oleh KPK pada awal Juli 2026, yang diduga menerima suap terkait proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. KPK juga mengamankan tujuh orang lainnya, termasuk penyelenggara negara dan pihak swasta dari Kabupaten Langkat, Binjai, dan Medan, serta menyita ratusan juta rupiah dan puluhan kilogram platinum sebagai barang bukti. Syah Afandin kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Previous articlePM Singapura Kunjungi Jakarta, Akan Bertemu Presiden Prabowo
Next articlePersib Rekrut Notsuda dan Ragnar, Ketum Viking: Ini Kejutan di Luar Dugaan