Sumbawanews.com,- Jakarta – Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada 25 Mei 2026 pukul 07.09 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tersebut berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat laut.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi sekitar 2 menit 10 detik. Saat ini, Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak. PVMBG juga memperingatkan agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena risiko lontaran batu pijar.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.















