Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah gelanggang olahraga (GOR) sebagai lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026, sebagai upaya membangun kebersamaan warga sekaligus memanfaatkan fasilitas publik secara optimal. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan seluruh GOR di lima wilayah kota telah diperintahkan untuk menyelenggarakan nobar, terutama pada malam Sabtu dan Minggu, saat laga-laga penting berlangsung.
“Kami ingin menciptakan ruang publik yang hangat, di mana masyarakat bisa berkumpul, menikmati pertandingan, sekaligus memperkuat ikatan sosial,” ujar Andri, Sabtu (13/6/2026). Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bagian dari strategi pemerintah untuk mendekatkan warga dengan fasilitas olahraga milik daerah yang selama ini sering terabaikan.
Di Jakarta Timur, GOR Pondok Bambu dipilih sebagai salah satu titik utama nobar. Kepala Unit Pengelola GOR Jakarta Timur, Dedy Dwi Widodo, menjelaskan bahwa lokasi ini dipilih karena strategis—berada di tengah permukiman padat dan mudah diakses tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi. “Warga bisa datang berjalan kaki, membawa keluarga, dan menikmati pertandingan dalam suasana yang aman dan terorganisir,” ujarnya.
Selain itu, pemanfaatan GOR sebagai ruang nobar juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga dan penggunaan fasilitas publik secara bertanggung jawab. “Ini kesempatan emas untuk mengubah persepsi: GOR bukan hanya tempat latihan atlet, tapi juga pusat kehidupan sosial warga,” tambah Dedy.
Rencana ini mendapat respons positif dari sejumlah komunitas sepak bola lokal. Di beberapa wilayah, warga bahkan sudah menginisiasi kegiatan pengumpulan makanan ringan dan minuman ringan secara gotong-royong untuk dibagikan gratis selama nobar. Pemprov DKI mendukung inisiatif semacam ini, dengan menjamin keamanan, ketersediaan listrik, dan sistem audio-visual yang memadai di setiap lokasi.
Pemilihan waktu nobar yang sengaja diatur pada malam hari juga bertujuan menghindari kemacetan dan memastikan aksesibilitas bagi pekerja, pelajar, dan lansia. Petugas keamanan dari Satpol PP dan linmas akan dikerahkan di setiap titik, sementara layanan kesehatan darurat siap siaga.
Dengan Piala Dunia 2026 menjadi ajang global pertama yang diselenggarakan di tiga negara—AS, Kanada, dan Meksiko—nobar massal di DKI Jakarta menjadi salah satu bentuk partisipasi warga Ibu Kota dalam semangat kebangsaan dan kebersamaan yang tak terbatas pada batas negara.
Pemprov DKI menegaskan, semua kegiatan nobar bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Tidak ada tiket masuk, tidak ada iklan komersial, hanya semangat bola dan persatuan.

















