Sumbawanews.com,- Mulai Minggu, 7 Juni 2026, jam operasional Car Free Day (CFD) di Jakarta mengalami perubahan signifikan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi memperpendek waktu penutupan jalan di kawasan Rasuna Said dan memajukan waktu pembukaan di kedua koridor utama—Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said—menjadi pukul 05.30 WIB. Tujuannya: memberi warga lebih banyak waktu untuk berolahraga, bersantai, dan menikmati ruang publik yang bebas polusi.
Di kawasan Sudirman-Thamrin, CFD kini berlangsung dari pukul 05.30 hingga 10.00 WIB, sementara di Jalan HR Rasuna Said, aktivitas berakhir lebih awal, yakni pukul 09.00 WIB. Perubahan ini diumumkan resmi melalui akun media sosial Dishub DKI pada Jumat (5/6), sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat gaya hidup sehat dan ramah lingkungan di ibu kota.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, menjelaskan bahwa penyesuaian jam ini tidak hanya bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau, tetapi juga menyeimbangkan kebutuhan mobilitas. “Kami ingin warga bisa menikmati Jakarta yang lebih tenang dan hijau, tanpa mengganggu arus lalu lintas utama. Untuk itu, kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan memastikan transportasi umum tetap berjalan optimal,” ujar Budi.
Ia juga mengimbau pengendara untuk mempertimbangkan rute alternatif selama CFD berlangsung, terutama di koridor Rasuna Said yang menjadi jalur strategis menuju kawasan bisnis dan pemerintahan. Daftar rute alternatif telah dipublikasikan secara terbuka oleh Dishub DKI untuk memudahkan perencanaan perjalanan.
Dengan jam yang lebih pagi, CFD kini menawarkan pengalaman baru: pagi yang sejuk, udara bersih, dan aktivitas komunitas yang semakin hidup—mulai dari senam massal, jalan sehat, hingga pertunjukan seni jalanan. Dishub DKI menekankan, CFD bukan sekadar larangan kendaraan, tapi ajakan untuk menjadikan ruang publik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari yang sehat dan berkelanjutan.
Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan rutinitas mingguannya, dan menjadikan setiap akhir pekan sebagai momen untuk kembali ke alam, ke keluarga, dan ke Jakarta yang lebih manusiawi.

















