Home Berita Nasional Bareskrim Tangkap Pria yang Terima Permen Narkoba dari Inggris

Bareskrim Tangkap Pria yang Terima Permen Narkoba dari Inggris

Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri menangkap AJE (30) di Kota Malang, Jawa Timur, setelah pria itu menerima paket kiriman dari Inggris yang berisi permen mengandung narkotika golongan I jenis delta-9 tetrahydrocannabinol (THC). Pengungkapan bermula dari informasi Bea Cukai Pasar Baru tentang paket mencurigakan yang dikirim melalui Kantor Pos Indonesia dengan nama penerima Sally Hartanto dan alamat di kawasan Lowokwaru, Malang. Setelah diperiksa laboratorium, tiga pouch bermerk AI yang masing-masing berisi 10 permen terbukti mengandung THC. Tim Dittipidnarkoba bersama Bea Cukai melakukan control delivery pada Senin, 24 Agustus 2026, dan menangkap AJE pukul 14.00 WIB saat menerima paket tersebut.

Dalam pemeriksaan, AJE mengakui telah memesan empat kali paket serupa sejak Maret hingga Agustus 2026. Pemesanan pertama pada 4 Maret berupa satu pouch permen THC, diikuti pesanan cokelat LSD pada 31 Maret, liquid berbentuk lilin pada 21 Mei, dan terakhir tiga pouch permen THC pada 19 Agustus. Semua paket dikirim ke alamat yang sama dengan nama penerima yang sama. AJE mengaku barang tersebut untuk konsumsi pribadi.

Polisi menyita tiga bungkus permen THC, 12 cokelat LSD, satu iPhone 14 Pro, dan satu laptop HP Omen. Total berat bruto delta-9 THC yang diamankan mencapai 231 gram dengan nilai ekonomi diperkirakan Rp 693 juta. Barang bukti tersebut diperkirakan mampu mencegah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merenggut 115 jiwa. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan, termasuk uji laboratorium lanjutan, gelar perkara, dan penerbitan laporan polisi. AJE dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Previous articleJonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia, Persib Klarifikasi Pencoretan Ramon Tanque
Next articleKonvensi Demokrat AS 1968 Berubah Jadi Medan Pertempuran di Chicago