Home Berita Nasional 76 Remaja Terpilih Jadi Paskibraka 2026

76 Remaja Terpilih Jadi Paskibraka 2026

Sumbawanews.com,- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan 76 remaja terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat tahun 2026. Mereka dipilih dari 119.441 pendaftar se-Indonesia yang melewati serangkaian seleksi ketat, dan akan mewakili 38 provinsi dalam upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menegaskan bahwa para calon Paskibraka bukan sekadar pelaksana ritual pengibaran bendera, melainkan generasi muda pilihan yang telah menunjukkan integritas, disiplin, dan semangat kebangsaan yang luar biasa. “Mereka adalah wajah baru kepemimpinan bangsa yang dibina berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (23/6/2026).

Proses seleksi yang berlangsung transparan dan akuntabel ini merupakan bagian dari amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, yang menempatkan BPIP sebagai penyelenggara utama. Program ini dirancang sebagai wadah kaderisasi pemimpin masa depan yang berjiwa patriotik, berintegritas tinggi, dan siap mengabdi kepada negara.

Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menambahkan bahwa perjalanan pengabdian para calon tidak berhenti di tingkat pusat. Mereka yang tidak terpilih untuk bertugas di Istana akan tetap mendapat kesempatan untuk menjadi Paskibraka tingkat provinsi. “Kami mengimbau pemerintah daerah segera menetapkan calon Paskibraka provinsi agar semangat kebangsaan tetap mengalir hingga ke akar rumput,” katanya.

Daftar 76 nama calon Paskibraka 2026 mencerminkan keberagaman Nusantara. Dari Aceh hingga Papua Pegunungan, setiap provinsi diwakili oleh satu putra dan satu putri terbaik. Beberapa di antaranya berasal dari daerah terpencil, seperti Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Tengah, yang tahun ini pertama kali memiliki wakil resmi di tingkat pusat.

Nama-nama seperti Muhammad Hibban Annafis (Aceh), Neeltje Deliana Insjowi Werimon (Papua), dan Christopher Leon Bringga Tabuni (Papua Tengah) menjadi simbol bahwa kebanggaan nasional tidak lagi monopoli kota besar. Mereka adalah bukti bahwa semangat cinta tanah air tumbuh merata, bahkan di pelosok yang paling sulit dijangkau.

BPIP juga memastikan seluruh proses seleksi dilakukan tanpa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, dengan dukungan aplikasi Transparansi Paskibraka yang memungkinkan masyarakat memantau setiap tahapan secara daring. Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya akuntabilitas di kalangan generasi muda.

Sebelum mengikuti pelatihan intensif selama beberapa minggu menjelang 17 Agustus, para calon akan menjalani pembinaan ideologi, fisik, dan mental yang dirancang untuk menempa karakter kepemimpinan sejati. Mereka bukan hanya akan mengibarkan bendera, tetapi menjadi teladan bagi jutaan pelajar lainnya bahwa kebanggaan tertinggi bukanlah kehormatan, melainkan pengabdian.

Dengan demikian, Paskibraka 2026 bukan sekadar momen seremonial. Ia adalah simbol harapan: bahwa bangsa ini masih memiliki generasi yang siap menjaga marwah negara, bukan hanya dengan langkah tegak, tapi dengan hati yang tulus.

Previous articleMessi Pecahkan Rekor Klose di Piala Dunia
Next articlePanas Ekstrem Tewaskan Dua Balita di Mobil
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik