Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Hingga saat ini penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumbawa sekitar 70 ribu penerima manfaat per hari atau menyerap sekitar Rp1 Miliar APBN. Dari target target 205.484 penerima manfaat atau dengan serapan APBN sekitar Rp3 Miliar per hari.
“Sampai hari ini penerima manfaat kita sebanyak sekitar 70 ribu orang, target kita penerima manfaat 205.484. jadi masih banyak yang belum. Harga per porsi sama dengan daerah lain, Rp15 ribu per porsi. Ini dibiaya oleh APBN langsung,” kata Rusmayadi, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), di ruang kerjanya, Senin (11/05).
Baca Juga: SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Halal 17 Oktober Mendatang
Diungkapkan, dari 23 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beropreasi di Kabuapten Sumbawa saat ini, terserap sekitar seribu lebih tenaga kerja. “Kita sebenarnya ada 25 SPPG, namun 2 masih disuspend. Itu karena persoalan internal Yayasan mereka,” jelasnya.
Dikatakan, sedangkan 7 SPPG yang sebelumnya disuspend, telah beroperasional Kembali, dan mengelola jumlah porsi yang sama seperti sebelumnya. “Kita sudah panggil kemarin, 23 SPPG di kabupaten sumbawa itu. Kita tetap mengingatkan untuk menjaga kualitas serta standart yang telah ditetapkan baik yang karena IPAL, SLHS. Itu kita minta untuk dipatahi,” ucapnya.
Selain itu, OPD teknis terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup juga diminta untuk tetap mengawasi proses maupun pelaksanaan standart yang telah ditetapkan. Sehingga tidak terulang lagi terdapat SPPG yang diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ini tujuan kita semata-mata untuk menjaga kualitas makanan yang akan dibagikan untuk penerima manfaat,” ungkapnya.
Ditambahkan, saat ini, daerah yang belum memiliki SPPG yakni Kecamatan Utan, Kecamatan Batulanteh, Kecamatan Moyo Hilir, Kecamatan Moyo Hulu, dan Kecamatan Lape. Kemudian Kecamatan Buer, Kecamatan Rhee, Kecamatan Moyo Utara, Kecamatan Lopok, Kecamatan Lantung, Kecamatan Orong Telu, serta Kecamatan Ropang.
“Jadi masih banyak yang kita butuhkan SPPG ini,” katanya. (Using)















