Home Berita Maksimalkan Pengolahan Sampah Domestik, SPPG Maluk-Benete Bekerja Sama dengan Kuli Farm dalam...

Maksimalkan Pengolahan Sampah Domestik, SPPG Maluk-Benete Bekerja Sama dengan Kuli Farm dalam Penanganan Sampah

Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memaksimalkan pengolahan sampah domestik terus dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbawa Barat Maluk Benete. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan komunitas lokal, Kuli Farm, dalam penanganan sampah yang dihasilkan dari aktivitas pelayanan sehari-hari.

Baca Juga: Ketua KNPI Maluk Sampaikan Terima Kasih atas Penanganan Cepat Insiden di Pantai Benete

Koordinator SPPG, Gita Sonia, S.E., mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk memastikan sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Kami memilih bekerja sama dengan komunitas lokal, yaitu Kuli Farm, dalam penanganan sampah karena mereka memiliki layanan jasa jemput dan pengolahan sampah, khususnya sampah organik makanan,” ungkap Gita.

Menurutnya, Kuli Farm tidak hanya menyediakan layanan penjemputan sampah organik, tetapi juga menerima sampah plastik yang nantinya dapat ditabung melalui metode Bank Sampah. Sistem ini dinilai sangat membantu karena selain menjaga kebersihan, juga memberikan nilai ekonomis dari sampah yang sebelumnya dianggap tidak bermanfaat.

SPPG Sumbawa Barat Maluk Benete sendiri melayani sebanyak 2.591 penerima manfaat. Dengan jumlah tersebut, tentu aktivitas operasional setiap hari menghasilkan volume sampah yang tidak sedikit. Sampah yang dihasilkan umumnya berupa potongan sayuran, sisa buah-buahan seperti kulit wortel, kulit semangka, hingga minyak jelantah dari proses pengolahan makanan.

Melalui kolaborasi ini, pihak SPPG berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam mendukung program lingkungan berkelanjutan serta menciptakan kesadaran bersama akan pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Langkah ini juga menjadi inspirasi bahwa penanganan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi dapat dilakukan melalui sinergi bersama komunitas lokal yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, SPPG Sumbawa Barat Maluk Benete membuktikan bahwa pelayanan gizi yang baik juga harus sejalan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (Al)

Previous articlePemda Sumbawa Diminta Lakukan Intervensi Antisipasi Prediksi Dampak El Nino Godzila
Next articleUEA Keluar dari OPEC
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik