Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Anggota Komisi IV DPRD Sumbawa dari Fraksi Gelora, Sandi mengaku kerap mendapatkan curahan hati (Curhat) guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Demikian disampaikan dalam interupsi dalam rapat paripurna DPRD Sumbawa, Kamis (17/07).
Baca Juga: Sandi Nilai Ada Potensi Konflik Dalam Program Penanaman Sengon di Olat Rawa
Ia mengungkapkan, persoalan yang disampaikan yakni tentang penempatan yang masih jauh dari domisili, sehigga harus berpisah jauh dari keluarga. Seperti domisili dari kecamatan Plampang bertugas di Pulau Moyo, dan domisili Kecamatan Moyo Hilir bertugas di Kecamatan Lantung.
Selain itu, besaran gaji yang diberikan oleh Pemda Sumbawa saat ini, masih jauh dari harapan. “Mohon ini menjadi perhatian khusus. Kami menyambung suara-suara guru PPPK,” jelas Sandi.
Ia meminta, agar guru PPPK yang penempatan jauh dari Alamat domisi atau keluarga dapat dipertimbangkan. Khususnya yang telah mengabdi minimal dua tahun.
“Dan tolong jangan dijawab bahwa regulasi belum ada. Sementara kami melihat daerah lain dalam hal ini bisa,” ungkap dia. (Using)















