Home Berita Internasional Tentara AS Masuk Iran dalam Operasi Penyelamatan Pertama Sejak 46 Tahun

Tentara AS Masuk Iran dalam Operasi Penyelamatan Pertama Sejak 46 Tahun

Sumbawanews.com,- Pada April 2026, pasukan darat Amerika Serikat secara resmi memasuki wilayah Iran untuk pertama kalinya dalam 46 tahun, dalam misi penyelamatan dua awak pesawat tempur F-15E Strike Eagle yang ditembak jatuh di dekat Isfahan. Lebih dari 90 personel militer AS dikerahkan langsung di lapangan, sementara ratusan lainnya beroperasi di udara dan ribuan mendukung dari belakang, menurut pernyataan Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper kepada program ’60 Minutes’ CBS. Pesawat berharga sekitar 30 juta dolar AS itu jatuh akibat rudal panggul Iran yang ditembakkan pada 3 April saat melancarkan serangan terhadap fasilitas drone di selatan Isfahan. Kedua awak, yang dikenal dengan kode panggilan “Alpha” dan “Bravo”, berhasil melontarkan diri dan mendarat terpisah sejauh lima mil. Alpha berhasil dievakuasi beberapa jam kemudian setelah AS mengerahkan 21 pesawat, meski satu helikopter evakuasi sempat terkena tembakan senjata ringan hingga melukai awaknya. Sementara Bravo, yang mengalami patah tulang punggung, lengan, dan bahu saat melontarkan diri, bertahan di wilayah Iran selama dua hari sebelum akhirnya diselamatkan dalam operasi kedua yang jauh lebih besar. Sebuah pesawat A-10 yang turut mencari Bravo juga terkena tembakan, memaksa pilotnya melontarkan diri setelah berhasil keluar dari ruang udara Iran.

Previous articleManchester City Kalahkan Manchester United 1-0 di Old Trafford
Next articleMasuki Hari Ketujuh, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK di Selat Sunda Masih Berlanjut