Home Berita Internasional Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Dijadikan Mata Pelajaran di Sekolah

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Dijadikan Mata Pelajaran di Sekolah

Sumbawanews.com,- Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar Bahasa Prancis dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan nasional, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Perintah ini disampaikan selama kunjungan kenegaraannya ke Paris, Prancis, pada Kamis (28/5), di tengah pembahasan eratnya kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis di bidang sains, teknologi, dan pendidikan.

Dalam pidatonya di Istana Elysee, Prabowo menyatakan bahwa dirinya telah berkunjung ke Prancis sebanyak tiga kali dalam setahun terakhir, menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan hubungan kedua negara. Ia menekankan bahwa penguasaan Bahasa Prancis bukan sekadar simbol diplomatik, melainkan kebutuhan strategis menghadapi dinamika global yang semakin dipengaruhi oleh kawasan Francophone.

“Saya sudah instruksikan agar semua tingkatan sekolah di Indonesia mulai mengajarkan Bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” ujar Prabowo, seperti terdengar dalam rekaman resmi yang dirilis Sekretariat Presiden.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperluas akses Indonesia terhadap jaringan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkembang pesat di negara-negara berbahasa Prancis, terutama di Afrika dan Eropa. Prancis sendiri merupakan mitra utama Indonesia dalam sektor pertahanan, energi terbarukan, dan riset teknologi tinggi. Peningkatan kapasitas bahasa diharapkan dapat mempercepat kolaborasi akademik, pertukaran pelajar, dan rekrutmen tenaga ahli dari wilayah Francophone.

Meski belum dijelaskan secara rinci mekanisme implementasinya—apakah akan menjadi mata pelajaran wajib atau pilihan—keputusan ini menandai pergeseran signifikan dalam kebijakan pendidikan bahasa asing di Indonesia, yang selama ini dominan didominasi oleh Bahasa Inggris. Jika diwujudkan, Indonesia akan menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang secara resmi mengakui Bahasa Prancis sebagai bagian dari kurikulum nasional.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dikabarkan sedang menyusun peta jalan implementasi, termasuk pelatihan guru, penyediaan bahan ajar, dan kerja sama dengan lembaga pendidikan Prancis seperti Institut Français. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam tatanan global yang semakin multibahasa dan multidimensi.

Previous articleXiaomi 17T dan 17T Pro: Duel Kamera dan Daya Tahan Baterai
Next articlePrabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik