Sumbawanews.com,- Sebuah pesawat wisata jatuh di ladang luar Kota Nazca, Peru, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, menewaskan 13 orang yang semuanya penumpang dan awak pesawat. Pesawat jenis Cessna Grand Caravan, yang dioperasikan oleh maskapai Aerodiana, sedang melakukan penerbangan turis untuk melihat Nazca Lines saat kecelakaan terjadi. Korban terdiri atas tujuh warga negara Italia berusia 18 hingga 54 tahun, dua warga Spanyol berusia 52 tahun, dua warga Jerman berusia 77 dan 78 tahun, serta dua awak pesawat: pilot Américo Salazar dan kopilot Irenka Guanilo del Carpio. Pesawat lepas landas dari Kota Ica dan jatuh di area gurun dekat situs geoglif terkenal itu. Presiden Peru Keiko Fujimori menyampaikan belasungkawa dan menyatakan pemerintah sedang mempertimbangkan penghentian sementara operasional bandara, meski keputusan akhir menunggu laporan resmi kementerian terkait. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, dan hingga kini Aerodiana belum memberikan tanggapan resmi.














