Home Berita Internasional Iran Perluas Zona Maritim Terbatas di Selat Hormuz, Ancam Sanksi Kapal Asing

Iran Perluas Zona Maritim Terbatas di Selat Hormuz, Ancam Sanksi Kapal Asing

Sumbawanews.com,- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengumumkan penegakan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz, yang akan memberlakukan sanksi terhadap setiap kapal yang memasukinya. Keputusan ini diumumkan pada Ahad (6/9/2026), menyusul ketegangan yang meningkat sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Rezaei menyatakan zona tersebut dimulai dari garis blokade Angkatan Laut Amerika Serikat dan membentang ke sejumlah wilayah di Teluk, dengan titik masuk dan keluar di bawah kendali Iran. Ia menegaskan Selat Hormuz kini sepenuhnya ditutup dan berada di bawah kendali angkatan bersenjata Iran, menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa jalur strategis itu masih terbuka sebagai “kebohongan besar”. Sebelum penutupan, lebih dari 100 kapal dengan total 100 juta ton kargo melintasi selat setiap hari; kini hanya tujuh atau delapan kapal yang membawa kebutuhan pokok untuk Iran yang diizinkan lewat. Rezaei juga mengklaim Iran telah berhasil menguji rudal antikapal baru di atas kapal perang AS sekitar 48 jam sebelumnya, menyebut serangan itu membuat kapal-kapal AS “melarikan diri seperti berada di neraka”. Ia membantah klaim bahwa blokade ekonomi AS menyebabkan kelaparan di Iran, menegaskan pemerintah telah menyiapkan persediaan makanan dan kebutuhan pokok yang mencukupi. Iran dan Oman dikabarkan akan menandatangani kesepakatan dalam beberapa hari mendatang mengenai koridor baru melalui Selat Hormuz, sementara ketegangan tetap berlanjut setelah kedua pihak saling menuduh melanggar nota kesepahaman yang ditandatangani pada Juni.

Previous article24 Atlet Tuna Rungu Galang Dana untuk Ikuti Kejuaraan di Malaysia, PATRIN Anggap Tidak Resmi
Next articleBanjir Bandang di Nepal-China Tewaskan 1.385 Orang, Ribuan Masih Hilang