Sumbawanews.com,- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumut untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah dan industri halal. Ajakan itu disampaikan Bobby saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah IKM Sumut periode 2024–2029 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Sabtu, 26 September 2026. Ia menekankan bahwa Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia masih perlu mengoptimalisasi potensi sektor halal dan literasi keuangan syariah. Bobby menyerukan kolaborasi nyata antara IKM dan Pemprov Sumut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan usaha kecil menengah berbasis nilai keumatan.
Dalam sambutannya, Bobby mengapresiasi peran masyarakat Minangkabau yang dinilai mampu beradaptasi dan menggerakkan perekonomian di berbagai daerah perantauan. Ia menilai, semangat “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” yang menjadi filosofi komunitas Minang dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif. Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade menyatakan kesiapan organisasi menjadi mitra strategis pemerintah daerah, siap mendukung seluruh inisiatif pembangunan yang selaras dengan prinsip syariah dan keumatan.
Ketua DPW IKM Sumut terpilih, Delfitri Munir, menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk memperluas jaringan Dewan Pimpinan Daerah hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumut, sekaligus meningkatkan partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Acara pelantikan yang dihadiri Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo, Forkopimda Sumut, dan sejumlah tokoh masyarakat itu juga diakhiri dengan silaturahmi dan makan malam bersama jajaran Pemprov Sumut.















