Home Berita Internasional Iran Gunakan Ayat Al-Qur’an sebagai Pesan Politik di Pemakaman Khamenei

Iran Gunakan Ayat Al-Qur’an sebagai Pesan Politik di Pemakaman Khamenei

Sumbawanews.com,- Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada 6 Juli 2026 menjadi panggung diplomasi halus, di mana setiap delegasi asing mendengar ayat Al-Qur’an berbeda yang dipilih secara sengaja untuk menyampaikan pesan politik. Delegasi Arab Saudi mendengar Surah Ali Imran:3, yang menggambarkan kemenangan pasukan Muslim yang lemah atas kekuatan besar—sebuah simbol yang mengingatkan pada Perang Badar di tanah Arab Saudi. Sementara itu, kelompok-kelompok bersenjata seperti Hamas, Hizbullah, Houthi, Taliban, dan Hashd al-Shaabi menerima ayat-ayat yang memuji kesyahidan, keteguhan, dan kemenangan ilahi, memperkuat narasi Iran tentang “Poros Perlawanan”. Qatar, Turki, Pakistan, dan Mesir, yang dianggap mitra diplomatik, mendapat ayat-ayat yang menekankan anugerah, pertolongan, dan keselamatan, tetapi tidak dikaitkan dengan perjuangan bersenjata. Pemerintah Lebanon, berbeda dengan Hizbullah, justru disentil dengan ayat yang menggambarkan ketidakmauan manusia berkorban. Pemilihan ayat ini, seperti dilaporkan Middle East Eye, mencerminkan hierarki hubungan Iran dengan dunia luar—menggambarkan kawan, mitra, dan lawan melalui teks suci.

Jenazah Khamenei, yang tewas dalam serangan Israel dan AS pada 28 Februari 2026 yang juga menewaskan putri, menantu, dan cucunya, disemayamkan selama tiga hari di Grand Mosalla, kompleks salat terbesar di Teheran. Lebih dari 100 delegasi negara hadir, menunjukkan bahwa Iran tetap mampu menghimpun dukungan internasional meski di bawah tekanan sanksi. Prosesi ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi pernyataan politik: bahwa Iran tidak terisolasi, bahwa loyalitas dihargai, dan bahwa setiap pihak dicatat dalam sejarahnya.

Previous articlePiala Presiden 2026: Port FC Bertemu Persija, Persebaya, dan PSMS dalam Grup Mematikan
Next articleJutaan Warga Iran Berduka dan Serukan Pembalasan Usai Kematian Khamenei