Sumbawanews.com,- Washington D.C – Pejabat intelijen Amerika Serikat mengklaim bahwa Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, hanya dapat dihubungi melalui jaringan kurir rahasia. Hal ini dilakukan untuk menghindari ancaman pembunuhan dari Israel.
Menurut laporan CBS News, Mojtaba Khamenei saat ini bersembunyi di lokasi rahasia dan komunikasinya sangat terbatas. Bahkan pejabat senior Iran pun tidak dapat menghubunginya secara langsung. Semua pesan harus melewati jaringan utusan yang dirancang untuk menyembunyikan lokasinya.
“Melihat mereka mencoba mencari cara untuk berkomunikasi satu sama lain hampir seperti menonton sitkom. Mereka benar-benar frustrasi,” kata seorang pejabat AS kepada CBS News.
Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Mojtaba juga dilaporkan mengalami luka dalam serangan tersebut dan belum pernah tampil di depan publik sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Maret lalu.
Situasi ini terjadi di tengah negosiasi sensitif antara Washington dan Teheran terkait perang serta program nuklir Iran. Pejabat AS menyebut keterbatasan komunikasi internal Iran menjadi salah satu faktor lambatnya perkembangan pembicaraan kedua negara.















