Sumbawanews.com,- Pelatih baru Timnas Belanda, Xavi Hernandez, secara tegas menyatakan bahwa lokasi klub tidak lagi menjadi penghalang bagi pemain untuk dipanggil ke tim nasional. Dengan kebijakan baru yang berfokus murni pada performa di lapangan, Xavi membuka peluang bagi pemain Belanda yang berkarier di luar Eropa—termasuk mereka yang memilih Liga Arab Saudi sebagai tujuan karier.
Keputusan ini menjadi terobosan signifikan dibanding kebijakan pendahulunya, Ronald Koeman, yang cenderung menghindari pemain yang bermain di liga non-Eropa. Kini, Xavi menegaskan bahwa yang ia pantau adalah kualitas permainan, bukan nama liga. “Saya tidak peduli dengan liganya, saya peduli dengan performa dan para pemain. Ini yang paling penting,” ujarnya, seperti dikutip dari Goal.
Kebijakan ini langsung memberi angin segar bagi Tijjani Reijnders, gelandang 28 tahun yang baru saja meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Al Qadsiah pada 19 Agustus 2026, setelah hanya satu musim berseragam City. Reijnders kini menjadi salah satu pemain papan atas Belanda yang berkompetisi di Liga Arab Saudi, dan jika konsisten menunjukkan performa tinggi, ia berpeluang besar kembali mengenakan jersey Oranje.
Bukan hanya Reijnders, nama Memphis Depay juga ikut menjadi sorotan. Penyerang legendaris yang kini membela Corinthians di Brasil—sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Belanda—juga berada dalam radar Xavi. Selain itu, Crysencio Summerville dan Steven Bergwijn turut disebut sebagai pemain yang bisa kembali dipertimbangkan meski bermain di luar Eropa.
Dengan pendekatan yang lebih pragmatis dan berbasis hasil, Xavi tidak hanya mengubah paradigma seleksi timnas, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa talenta sejati tidak mengenal batas geografis. Baginya, yang penting bukan di mana pemain bermain, tapi seberapa sering ia membuat dampak di atas lapangan.















