Sumbawanews.com,- Fitur peta offline Google Maps memungkinkan pengguna menavigasi area tanpa koneksi internet, terutama di lokasi dengan sinyal lemah atau tak terjangkau. Peta yang diunduh akan tersimpan di perangkat selama satu tahun penuh, mencakup informasi lokasi bisnis, SPBU, hingga alamat spesifik.
Selama pengguna tetap berada dalam batas wilayah yang diunduh, semua fungsi navigasi seperti pencarian rute dan penanda lokasi tetap berjalan seperti saat online. Aplikasi secara otomatis menampilkan tanggal kedaluwarsa setiap peta offline, dan 15 hari menjelang masa berlaku habis, sistem akan memperbarui data secara otomatis jika perangkat terhubung ke Wi-Fi.
Untuk mengunduh peta offline, buka aplikasi Google Maps, ketuk foto profil di pojok kanan atas, lalu pilih opsi “Peta Offline”. Pengguna dapat memilih area secara manual dengan menyesuaikan batas wilayah yang diinginkan. Ukuran file bergantung pada luas area, mulai dari di bawah 100 megabyte untuk wilayah kecil hingga lebih besar jika ruang penyimpanan memadai. Proses unduhan hanya memakan waktu beberapa menit tergantung kecepatan koneksi.
Peta yang sudah diunduh dapat dikelola melalui menu Peta Offline, di mana pengguna bisa memperbarui, mengubah nama, atau menghapus peta yang tidak diperlukan. Fitur pembaruan otomatis via Wi-Fi juga dapat diaktifkan melalui pengaturan. Google Maps bahkan dapat merekomendasikan peta offline berdasarkan destinasi yang terdeteksi dari Gmail atau Google Travel, baik secara manual maupun otomatis.















