Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengalami penurunan peringkat di klasemen Moto3 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan seri kesepuluh di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu, 28 Juni 2026. Dengan hasil DNF (Did Not Finish) itu, ia tetap bertahan dengan 82 poin, namun kehilangan momentum dalam persaingan gelar Rookie of the Year.
Start dari posisi ketujuh, Veda sempat menunjukkan performa impresif. Ia berhasil naik ke posisi ketiga setelah memanfaatkan insiden antara Alvaro Carpe dan Adrian Cruces di awal balapan. Dalam beberapa putaran, ia bahkan sempat menyalip Quiles dari CFMoto Aspar Team, mendekati podium. Namun, di putaran kedelapan, saat memasuki Tikungan 4, Veda terjatuh dan terpaksa mengakhiri balapan tanpa finis—ini menjadi DNF kedua musim ini setelah kegagalan di seri Amerika Serikat.
Kegagalan ini memperlebar jaraknya dengan para pesaing di klasemen rookie. Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo tetap memimpin dengan 99 poin, sementara Hakim Danish dari Aeon Credit – MT Helmets – MSi berada di posisi keempat dengan 79 poin, tepat di bawah Veda.
Di puncak balapan, Quiles berhasil mengungguli David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP untuk merebut kemenangan, sementara Marco Morelli dari CFMoto Aspar Team menempati posisi ketiga. Hasil ini semakin memperkuat posisi Quiles sebagai kandidat kuat gelar rookie, sekaligus memperberat tantangan bagi Veda untuk bangkit di sisa musim.
Dengan empat seri tersisa, Veda Ega Pratama kini harus mengandalkan konsistensi dan keberuntungan untuk mempertahankan harapannya di ajang Moto3 2026.















