Sumbawanews.com,- Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia musim 2025-2026 secara signifikan meningkatkan akurasi keputusan wasit, menurut Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh. Dalam acara ‘Refereeing Workshop for Media’ di Senayan, Jakarta, ia menyatakan bahwa kesalahan keputusan kini hanya tersisa 8 persen berkat dukungan teknologi ini.
Di Liga Super 2025-2026, dari 306 pertandingan yang dimainkan, tercatat 346 insiden kunci yang berpotensi mengubah hasil laga. Dari jumlah tersebut, 314 keputusan berhasil diidentifikasi dengan benar—baik melalui keputusan langsung wasit maupun intervensi VAR. Sementara di kasta kedua, Liga Championship, dari 273 pertandingan dan 331 insiden penting, 305 keputusan dinilai akurat, sementara 26 di antaranya masih keliru.
Pratap menekankan bahwa VAR bukan sekadar alat bantu, melainkan instrumen strategis yang memperkuat integritas keputusan di lapangan. Teknologi ini membantu wasit, termasuk para wasit asing seperti Ko Hyung-jin, dalam menangani situasi krusial dengan lebih tepat dan konsisten. Data ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi teknis di tubuh perwasitan Indonesia telah membawa dampak nyata terhadap keadilan pertandingan.















