Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa partisipasi tim di Piala AFF 2026 bukan sekadar mengejar gelar, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kekuatan tim menuju Piala Dunia 2030. Pemusatan latihan di Gianyar, Bali, menjadi langkah awal untuk menguji potensi pemain, termasuk para keturunan dan talenta muda, sebelum turnamen resmi dimulai. Herdman menekankan bahwa ajang ini menjadi ujian kompetitif untuk mematangkan taktik, fisik, dan mental skuad sebelum menghadapi Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia.
Herdman secara eksplisit menyebut Piala AFF 2026 sebagai batu loncatan menuju kompetisi lebih tinggi, termasuk Piala Asia yang akan digelar pada Januari 2027. Dalam fase grup, Indonesia dijadwalkan bertemu Jepang, Qatar, dan Thailand—tiga lawan yang menjadi tolok ukur kemajuan tim. Di sisi lain, nama-nama seperti Sandy Walsh, Tom Haye, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Tim Geypens masuk dalam rencana skuad, menunjukkan upaya memperkuat lini pertahanan dan lini tengah dengan pemain berdarah asing yang telah berintegrasi dengan tim nasional.
Pemain muda juga mendapat ruang untuk berkembang. Jens Raven, Rahmat Arjuna, dan Donny Tri Pamungkas dipanggil mengikuti pemusatan latihan sebagai bagian dari regenerasi berkelanjutan. Herdman menegaskan, “Turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain-pemain lokal untuk memperoleh pengalaman bertanding di level internasional. Mereka membutuhkan pengalaman internasional karena pertandingan resmi memiliki tekanan yang berbeda dibanding laga uji coba.”
Di sisi lain, bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan optimisme tim. “Insyaallah juara, Bismillah,” ujarnya, menegaskan bahwa target finis maksimal tetap menjadi harapan skuad. Ia menambahkan, para pemain terus mengasah pemahaman terhadap pola permainan yang diinstruksikan pelatih, baik dari segi taktis maupun fisik, demi tampil maksimal di ajang tersebut.















