Home Berita Nasional Terminal Grogol Rawan Pencurian Motor, Mahasiswa Trisakti Jadi Korban

Terminal Grogol Rawan Pencurian Motor, Mahasiswa Trisakti Jadi Korban

Sumbawanews.com,- Polsek Grogol Petamburan berhasil menangkap satu pelaku pencurian motor di kawasan Terminal Grogol, Jakarta Barat, setelah seorang mahasiswa Universitas Trisakti menjadi korban aksi kejahatan itu pada Senin, 25 Mei 2026. Pelaku berinisial Jl, pria asal Lampung yang tinggal di Mangga Besar, berhasil diamankan petugas setelah mencuri sepeda motor Kawasaki W175 milik Ahmad Abdul Rasyid Wahyudi, mahasiswa angkatan 2025.

Kejadian bermula saat korban memarkirkan motornya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Grogol Reformasi, tepat di depan Gerbang 1 Kampus Trisakti, sekitar pukul 09.00 WIB. Motor dalam keadaan terkunci stang, namun tak menjamin keamanannya. Saat korban kembali setelah mengikuti kuliah, petugas keamanan kampus langsung memberi tahu bahwa dua orang pelaku sempat terlihat mencuri motor tersebut.

Satu pelaku berhasil ditangkap di sekitar area terminal oleh petugas keamanan dan warga yang bergerak cepat. Sementara satu lagi melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran tim reskrim Polsek Grogol Petamburan. Kapolsek AKP Reza Aditya mengonfirmasi bahwa kejadian ini memperkuat kekhawatiran akan meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor di kawasan yang menjadi titik transit padat ini.

Terminal Grogol, yang menjadi pusat perpindahan penumpang antar-kota dan kawasan padat mahasiswa Trisakti, kini menjadi sorotan karena kerap menjadi sasaran pelaku curanmor yang beraksi cepat dan terkoordinasi. Polisi mengingatkan warga, khususnya mahasiswa dan pengguna transportasi umum, untuk tidak mengabaikan tindakan pencegahan dasar—seperti menggunakan kunci ganda, memarkir di area terang dan berpengawasan, serta melaporkan kejadian mencurigakan segera.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pihak pengelola terminal dan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem keamanan, termasuk pemasangan CCTV yang menyeluruh dan peningkatan patroli rutin di sekitar titik-titik rawan. Sebab, di balik hilangnya satu motor, ada kehilangan waktu, biaya, dan rasa aman yang jauh lebih mahal—terutama bagi generasi muda yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk menempuh perjalanan ke kampus.

Previous articleWuthering Waves 3.4 Rilis, 300 Astrite Gratis Bisa Diklaim
Next articleBareskrim Geledah Kantor dan Gudang PT MMS Terkait Manipulasi Ekspor Sawit
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik