Home Berita Olah Raga Tendangan Kungfu di Piala Soeratin U-13 Picu Kemarahan dan Sidang Disiplin PSSI

Tendangan Kungfu di Piala Soeratin U-13 Picu Kemarahan dan Sidang Disiplin PSSI

Sumbawanews.com,- Pertandingan Piala Soeratin U-13 antara Baturetno dan Mataram Utama di Lapangan Dwi Windu, Bantul, DIY, pada Kamis (20/8) sore, berakhir dengan insiden serius setelah pemain Mataram Utama, Firmansyah Purbo Wicaksono, melemparkan tendangan kungfu ke arah kepala Adskhan Jarrar Fauzy, pemain Baturetno, pada menit ke-66. Tendangan itu membuat Adskhan tersungkur di lapangan, memicu protes keras dari tim dan pelatih Baturetno. Wasit hanya memberikan kartu kuning, yang dinilai tidak sebanding dengan kekerasan yang terjadi.

Pembina SSB Baturetno, Sarjoko, menyatakan pihaknya akan mengirim surat resmi ke Asprov PSSI DIY, khususnya bidang perwasitan, menuntut sanksi tegas. Ia meminta Firmansyah dihukum larangan bermain selama beberapa tahun, sementara wasit yang memimpin laga dihukum tidak boleh memimpin pertandingan selama satu hingga dua tahun. “Pemain harus minta maaf dan menerima hukuman karena tindakannya tidak sportif dan tidak mendidik,” tegas Sarjoko.

Asprov PSSI DIY langsung menanggapi insiden tersebut dengan menggelar sidang Komite Disiplin pada Jumat (21/8), setelah mengumpulkan seluruh bukti, termasuk rekaman video, foto, dan laporan pengawas pertandingan. Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar, menegaskan bahwa pihaknya menunggu keputusan resmi dari sidang, sekaligus mengingatkan bahwa sebelumnya PSSI DIY pernah memberikan sanksi serupa pada kasus kekerasan di Liga 4.

Adskhan Jarrar Fauzy, meski sempat melanjutkan pertandingan hingga akhir, mengalami gejala pusing dan mual saat perjalanan pulang. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit JIH dan menjalani CT Scan. Hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisinya baik, namun ia tetap harus menjalani observasi selama satu hari ke depan. Asprov PSSI DIY juga aktif berkomunikasi dengan keluarga pemain untuk memberikan dukungan moril dan menjamin langkah pencegahan serupa tidak terulang.

Previous articleTekanan Besar Jatuh ke Vietnam, Thailand Siap Tantang Juara Bertahan
Next articleRodri Resmi Gabung Barcelona, Ancaman Baru bagi Eropa