Sumbawanews.com,- Komisi C DPRD DKI Jakarta bersama pengelola Taman Margasatwa Ragunan mengkaji kenaikan tarif masuk dari Rp4.000 menjadi Rp10.000 untuk dewasa, sebagai upaya meningkatkan fasilitas, keamanan, dan kemandirian finansial kawasan tersebut. Usulan ini muncul setelah 20 tahun tarif tidak mengalami penyesuaian, sementara kebutuhan operasional TMR mencapai Rp160 miliar per tahun, dengan 70 persen masih bergantung pada subsidi APBD. Ketua Komisi C Dimaz Raditya menilai tarif baru masih rasional dibandingkan destinasi wisata lain di Jakarta seperti Ancol dan TMII, sementara anggota Komisi C Hardiyanto Kenneth menekankan perlunya perbaikan keamanan kandang, menyusul insiden anak terjatuh ke area gajah. Kepala TMR Endah Rumiyanti menegaskan, kenaikan tarif bukan bentuk komersialisasi, melainkan strategi untuk mewujudkan Ragunan sebagai kebun binatang berstandar internasional yang aman, nyaman, dan edukatif.















